Saturday, 3 December, 2016
Home » JKT48 News » Editorial » [Editorial] Senbatsu Sousenkyo JKT48 Sejauh Ini – 6 Member dengan Cerita

[Editorial] Senbatsu Sousenkyo JKT48 Sejauh Ini – 6 Member dengan Cerita

Tahun ini adalah kali ketiga senbatsu sousenkyo JKT48 dilaksanakan semenjak dimulai pertama kali di tahun 2014. Dari 2 kali senbatsu sousenkyo sebelumnya, ternyata ada 6 member yang memiliki cerita menarik untuk dibahas. Siapa sajakah mereka?

1.Rica Leyona

Berhasil menempati urutan ke-7 dengan 11.732 suara pada “Pemilihan Member Single ke-6 JKT48” di tahun 2014 lalu, Rica Leyona adalah sebuah kisah Cinderella seorang idol. Rica bukanlah member populer, follower twitternya bahkan adalah yang terendah di antara semua gen 1 dan gen 2 saat itu. Ia bahkan kalah banyak follower twitter dibandingkan beberapa trainee gen 3 yang baru bergabung 2 tahun lebih setelah dia bergabung ke JKT48. Antrian handshake-pun seringkali sepi, Ia nampak seperti bukan siapa-siapa di JKT48.

Akan tetapi nasib ternyata berkata lain, terlepas dari ketidak-populerannya, Rica ternyata mampu menjadi senbatsu di SSK 2014 dan mengungguli banyak member lain yang jauh lebih populer dari dia. Namanya mencuat di antara nama-nama lainnya yang biasa mendominasi, Rica telah menjadi kisah Cinderella JKT48.

Awal karir Rica tidaklah mulus, Rica merupakan salah satu idol yang mengaku paling sulit menghafal gerakan tari dan penampilannya di atas panggung pun di bawah standar. Akan tetapi dengan kerja keras dan semangat pantang menyerah, Ia perlahan membalikkan keadaan itu. Rica berubah, dari semula tidak memiliki figur seorang Idol perlahan menjadi seorang idol yang lengkap. Perubahan inilah yang ditangkap oleh para fansnya dan mengantarkannya ke daftar senbatsu di SSK 2014.

2.Priscillia Sari Dewi (Sisil)

Tidak ada yang menyangka bahwa nama Sisil yang terus mendominasi di pengumuman sementara SSK 2015 lalu akan terus bertahan hingga pengumuman final. Sisil berhasil menggeser sejumlah nama populer dan bercokol di posisi ke-8 dengan 15.188 suara tahun lalu. Keberhasilan Sisil masuk ke senbatsu di single ke-10 mengejutkan banyak pihak.

Kisah hidup Sisil tidak sama seperti Rica. Ia bukanlah member tak populer, tetapi bukan juga yang tergolong populer, popularitasnya ada di tengah-tengah. Akan tetapi, mirip seperti Rino Sashihara, cukup banyak pihak yang menganggap bahwa Sisil tidak layak berada di posisi top idol. Sisil dianggap kurang memiliki ‘modal’ seorang top idol dan terjerat beberapa skandal yang memberatkan.

Walau demikian, Sisil menutupi anggapan kekurangan ‘modal’ tersebut dengan kemampuan menghibur di atas panggungnya yang luar biasa, serta keahliannya dalam menjadi MC. Ia juga menunjukkan determinasinya menjadi idol dan kerja kerasnya dalam menghibur fansnya. Alhasil, dia seakan diberikan kepercayaan kembali tahun ini untuk berjuang menembus ketatnya persaingan senbatsu di SSK tahun ini.

Sanggupkah dia kembali menjadi senbatsu di SSK tahun ini dan membayar kepercayaan fansnya yang telah dititipkan ke pundaknya?

3.Andela Yuwono

Kisah Andela Yuwono di JKT48 adalah sebuah “idol dream”. Di tahun pertamanya menjadi team T, Andela melesat ke peringkat 4 dalam SSK tahun lalu dengan 17.610 suara, jauh mengungguli sejumlah member lainnya yang lebih dahulu berkarir darinya di JKT48.

Uniknya, dia adalah satu-satunya member generasi 3 dan team T yang berhasil masuk ke deretan senbatsu di SSK tahun lalu. Rival terdekatnya, Elaine Hartanto, harus puas menjadi center undergirls di posisi ke-17.

Prestasi Andela ini menjadikan dia center dari team T seketika dan top idol di JKT48, seakan-akan masa depan JKT48 dititipkan ke pundaknya. Akan tetapi nasib ternyata berkata lain, karir Idolnya yang melambung cepat harus juga menghujam cepat. Penyakit yang dialaminya membuat dia harus mengakhiri karir idolnya secara dini dan beristirahat.

Siapa yah yang bisa melanjutkan kisah ‘Idol Dream’ Andela selanjutnya?

4.Melody Nurramdhani Laksani

Setelah dipercaya menjadi center di banyak single JKT48 sebelumnya, Melody membuktikan bahwa dia memang pantas memerankan posisi itu dengan menjadi ratu di SSK 2014. Ya, dia menempati posisi pertama di SSK 2014 dengan 14.541 suara mengungguli Ve di tempat kedua dan Haruka di tempat ketiga. Melody telah membuat sejarah di JKT48 sebagai nomor satu di SSK pertama JKT48.

Hanya saja, persaingan sengit di SSK tahun lalu membuat Melody harus merelakan posisi centernya di single ke-10 kepada Veranda, sementara dia sendiri harus menerima posisi ke-3 di bawah Haruka.

Apakah tahun ini Melody sanggup mengambil kembali posisi center yang diambil Veranda tahun lalu atau dia malah semakin terjerembap tahun ini? Hasil pengumuman sementara SSK 2016 terlihat belum begitu berpihak kepadanya.

5. Jessica Veranda (Ve)

Ve adalah juara bertahan pada SSK tahun ini. Setelah hampir menjadi sang nomor satu di SSK 2014, Ve akhirnya berhasil menjadi sang nomor satu di SSK 2015, menggeser Melody dan menang tipis atas Haruka yang menempel di bawahnya. Berkat keberhasilannya menjadi center di SSK 2015, sejarah telah mencatatkan nama Ve sebagai salah satu pemegang ‘nomor satu’ di SSK JKT48.

Veranda tidak mengawali karirnya dengan kegemilangan. Di awal karirnya, Ia bukan lah frontgirls pilihan manajemen saat itu. Kepergian Cleo dan Ochi dari JKT48 membuka jalan bagianya untuk maju ke depan dan Ve sejauh ini tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. Ia terus bertahan sebagai top idol di JKT48 hingga saat ini.

Akan tetapi, mempertahankan seringkali lebih sulit daripada mendapatkan. Melody sudah mengalaminya tahun lalu, apakah Veranda akan mengalaminya juga tahun ini atau dia akan mencetak sejarah sebagai member JKT48 pertama yang mempertahankan posisi puncak SSK 2x berturut-turut untuk pertama kalinya?

6.Haruka Nakagawa

Haruka telah membuat pilihan yang sangat besar bagi hidupnya 4 tahun lalu, di saat dia memutuskan untuk mengakhiri kisahnya di AKB48 dan berpindah sepenuhnya ke JKT48. Ternyata keputusan ini berbuah manis, Haruka menjadi top member di JKT48 dan selalu finis di urutan 3 besar SSK JKT48 sejauh ini. Ia telah berhasil dicintai oleh fans JKT48.

Keberhasilannya ini membuat dia menjelma menjadi ‘kelinci pertama’ 48 girls yang sesungguhnya. Ia pergi ke sebuah negara yang belum memiliki kultur idol dan bersama-sama dengan orang-orang lokal di sana menciptakan fondasi kultur idol yang lebih sesuai dengan kultur lokal.

Apabila Haruka bisa mengakhiri karirnya di JKT48 dengan menjadi sang nomor satu di SSK 2016, maka kisah hidupnya akan benar-benar menjadi sebuah legenda. Ia adalah ‘kelinci pertama’ yang sesungguhnya bagi 48 group. 😀

Mengawali sousenkyo JKT48 dengan posisi 3, lalu dilanjutkan dengan posisi 2, mampukah dia mendapatkan posisi pertama di tahun ini?

comments with facebook

About Jvalz

'Idol Group Enthusiast'. Menulis untuk menuangkan pemikiran.

Check Also

Member JKT48 Foto bersama setelah konser "Wayahe Suroboyo, Rek!"

Sister Group SBY48? Sepertinya Tidak Perlu

  Mulai tahun ini, fans JKT48 di Surabaya akan dimanjakan dengan gebrakan baru dari manajemen …