Sunday, 22 January, 2017
Home » FAR review » Jeje! Nikmati saja bertambahnya umur dengan selow

Jeje! Nikmati saja bertambahnya umur dengan selow

Sulit bagi saya untuk tidak menyertakan Jessica Vania sebagai orang-orang yang saya kagumi. Bagaimana bisa seseorang yang selalu cuek akan nyinyir-an tiba-tiba dengan kepala tegak mengakui kesalahan yang melanggar aturan dan meminta maaf secara terbuka akan kesalahan yang ia perbuat. Dan, mereka-mereka yang dengan seenak hati nyinyir habis-habisan tentang kekhilafan itu pun belum tentu berani melakukannya. Maaf, Jeje, bukan maksud saya untuk mengorek masa lalu yang belum sempat kering ini.

Pada Jeje, saya bisa menemukan terlalu banyak alasan untuk menjadi sebenar-benarnya manusia. Tentang bagaimana menjadi pribadi yang biasa saja, selo (arti: santai), tak perlu serius-serius amat dengan menyisihkan waktu sebentar untuk bercanda. Tentang bagaimana menjadi seorang penggemar yang setia pada idolanya meskipun sang idolanya yang diidam-idamkan tersebut bisa dijadikan kekasih tak memberi sapa ataupun kabar lewat akun media sosialnya. Lebih dari itu, kehadiran Jeje adalah sumber kebahagiaan karena selalu dinanti-natikan akan aksi gokilnya oleh khalayak, seperti seorang jomblo yang begitu menunggu-nunggu gebetan putus dari pacarnya. Sungguh, sebuah kebahagiaan.

Jessica Vania (foto: JKT48FC)
Jessica Vania (foto: JKT48FC)

Tentu saja banyak hal sentimental tentang Jeje, seperti kebanyakan orang yang geleng-geleng melihat twitpic-twitpic yang ia publikasikan atau lewat member lain, gemas akan sosok dirinya yang jarang-jarang muncul membuat para fans far – sebutan untuk penggemar JKT48 yang jauh di mata member namun selalu dekat di hati – selalu bertanya-tanya bagaimana kabarnya sampai bikin sayembara kapan dia kembali nge-twit.

Tetapi dengan segala hal konyol, gokil atau apapun, Jeje tetap istimewa bagi saya dan tentunya semua orang, ia dicemooh oleh mereka-mereka yang mengaku sebagai Front Penegak Golden Rules secara terselubung namun begitu dirindukan oleh kaum-kaum yang butuh hiburan di sela waktu untuk menyegarkan kembali pikiran yang penat.

Mudah untuk menjelaskan bahwa Jeje begitu dirindu-rindukan oleh khalayak. Tanya saja kepada orang-orang yang hanya sekedar melihatnya lewat layar monitor atau yang sudah merasakan berbincang-bincang secara langsung dengannya secara langsung, meskipun hanya beberapa detik. Mereka pasti berkata bahwa Jeje meninggalkan residu kenangan yang susah untuk dilupakan namun dengan mudahnya untuk dirindukan.

Hari ini, Jeje tepat berulang tahun ke-19. Pada Jeje, saya benar-benar dikenalkan dengan segerombolan gadis-gadis remaja yang layak didukung di segala kondisi, mendukung dan memberi support dikala member tersebut melakukan sebuah kesalahan bukan dengan memberi umpatan.

Selamat ulang tahun, Jeje. Kamu bukan hanya sekedar oshimen, kamu ibarat mantan, mantan yang mustahil untuk dilupakan oleh seseorang yang pernah menyukaimu juga dirindukan dan dicintai (baca: didukung) oleh mereka-mereka yang begitu menyukaimu, termasuk saya. Tak perlu cemas dengan mereka-mereka yang mencemooh. Mengutip judul buku ustadz gaul yang saat ini sedang nge-tren itu, udah nikmati aja. Nikmati saja bertambahnya umur dengan selow.

Tabik!

comments with facebook

About Mahfud

Seorang fans far idol grup lokal dengan tingkat fanatisme masih dipertanyakan. Menganut faham 'Ngidol fur Fun'. Mukim di Kebumen, Jawa Tengah. Berakun twitter: @mahfudoremi.

Check Also

A pinkymessage for Sofia

A pinkymessage for Sofia Meifaliani…. Saat JKT48 generasi ketiga diumumkan ke publik, mereka cukup menyita perhatian …