Sunday, 30 April, 2017
Home » JKT48 Fanfict

JKT48 Fanfict

JKT48 Fanfict / cerpen

Favour Mart – Barcode Hati Desy

Favour Mart – Barcode Hati Desy Favour Mart, 21.48 WIB… Mata Alfito menatap tajam ke arah seorang gadis yang sedang duduk membaca majalah fashion di salah satu bangku Favour Mart. Sudah beberapa minggu ini ia menyadari kalau hampir setiap malam perempuan berambut panjang itu nongkrong di minimarket tempatnya bekerja. Akibat rasa penasaran yang meluap-meluap tersebut, Alfito memberanikan diri untuk menghampiri …

Read More »

MND (Mawar Natal Desy)

Jakarta, hari ke 18 di bulan desember.. Jika mendengar kata “malam minggu” atau yang akrab disebut malming, apa yang biasanya terbesit di benak kalian? Pacaran? Makan malam romantis? Atau jalan-jalan? Ya, itu memang beberapa mindset mainstream tentang malming. Namun, mindset mainstream itu nampaknya tidak berlaku untuk pasangan sahabat Matius Beta Romkeny & Maria Natalia Desy. “Yes! Aku menang! Aku menang …

Read More »

Coretan si Pemalu (Part 2)

FanfictJKT48, JKT48fans.com – (sambungan dari part 1) Keesokan harinya… Aku bangun kesiangan seperti biasa. Berangkat sekolah dan sampai terlambat seperti hari-hari yang lain. Bel istirahat berbunyi. Siang itu aku tidak ikut bertemu teman-teman sebab sengaja untuk mencari gadis itu. Namun sayang sejauh aku mencari tidak urung kutemukannya. Akhirnya aku istirahat di taman karena sudah lelah mencari gadis itu kesana-kemari. Nasib …

Read More »

Coretan si Pemalu (Part 1)

JKT48Fanfict, JKT48fans.com – Jalanan seperti biasa dipenuhi kendaraan yang berlalu lalang. Burung-burung berkicau di atas pohon seperti biasanya. Aku pun datang kesekolah saat pintu gerbang akan ditutup seperti biasanya. “Ya ampun, lagi-lagi kamu Bayu. Dasar pemalas! Ayo ikut bapak ke guru BP” bentak satpam sekolah. “Ampun pak. Kapan-kapan aja ke sananya.” Sambil berlari sekencang-kencangnya menghindari tangkapan pak satpam. Hiruk-pikuk suasana …

Read More »

Kesebelasan Innova mengejar Cinta ke Malang

Embun pagi masih menetes di dedaunan. Seorang ibu tua menyapu halaman depan rumahnya. Di sebuah gapura, terdapat pendopo pos jaga, disana terlihat seorang pemuda, memakai kaos merah beratribut pin Cleo JKT48 di dada kirinya. Ia mengeluarkan dompetnya, terlihat dua lembar uang Rp. 50.000 ditemani beberapa pecahan uang Rp. 10.000 dan recehan lainnya. Dari kejauhan, seorang anak lelaki, yang umurnya tidak …

Read More »

Lady Tsundere! [Part 2]

Lady Tsundere! Ketemu lagi sama aku, Bian. Tidak terasa 6 bulan sudah berlalu sejak aku mengenal Dhike. Yang artinya kini aku sudah menginjak kelas 3 SMA. Seperti sekolah lainnya, sekolah ku juga menganut sistem shuffle atau acak. Ya bisa dibilang di kelas 3 nanti aku akan mendapatkan teman baru dari kelas – kelas lain yang ada sekolahku. “Ikeyyy…” itulah isi …

Read More »

Malam Terakhir

Malam Terakhir Namanya Ratu Vieny Fitrilya. Dia pacar ku. Entah apa yang membuat ku bangga akan kenyataan bahwa aku bisa memilikinya. Walaupun baru berjalan sekitar dua minggu, aku sangat bahagia karena dia menerimaku sebagai ‘pacar’ yang benar-benar dianggap. Mungkin karena selama ini aku selalu gagal dalam masalah asmara, bukan gagal dalam artian jomblo dalam waktu yang lama, tetapi hubungan asmara …

Read More »

Ayana, Suka Itu Kata Paling Hebat

Siang itu matahari sama sekali tak bersahabat. Aku yang mengenakan celana jeans hitam dengan balutan kaos putih rasanya amat tersiksa dengan sengatan sang surya. tasku sudah penuh sesak dengan pakaian yang aku bawa dari rumah, Sepuluh menit lebih aku menunggu di halte bus yang akan membawaku ketempat tante yang berada di suatu daerah di Jakarta. Setelah cukup lama menunggu akhirnya …

Read More »

Sepatu Milik Stella

Sepatu Milik Stella Sore, di sebuah sekolah menengah atas yang cukup mewah, didalam sekolah itu terdapat kolam ikan dan taman kecil. Kelas yang ada di lorong terdapat loker didepan kelas itu. Papan mading terhias oleh beberapa karya dari murid. Dari ujung lorong, terlihat seorang gadis putih, tidak tinggi, berambut indah hitam, berparas cantik. Ia berjalan memperhatikan kiri dan kanan …

Read More »

Pengakuan (sang haters)

Oke guys! ini mungkin sebuah cerpen yang agak kepribadi sih. Three Two One Zero! Gua Bara, gua aslinya Bandung tapi gua sekarang tinggal di Depok, iya biasa gua kan lagi kuliah semester akhir, gua lagi bikin skripsi, malesin boss kalo udah denger kata-kata skripsi bawaannya selalu ngebosenin plus ngebetein. Iya sekarang mulai ceritanya gua lupa harinya, mungkin hari sabtu gak …

Read More »

Arti Sebuah Keluarga (Final Part)

Hari senin tiba. Stella mulai memasuki sekolah barunya. Yang biasanya ia berangkat dengan bersepeda, kini ia harus berangkat dengan dihantar oleh Papanya. Sementara itu, Melody, Ve, Cleo, Sonya, Shania, Ochi, dan Nabilah juga berangkat ke sekolah mereka seperti biasanya. Mereka semua berpisah dan memulai hari mereka masing-masing. Hari ini Ve mengikuti lomba design antar sekolah. Ia sangat yakin bisa …

Read More »

Arti Sebuah Keluarga (part 5)

Buku diary milik Stella menjadi satu-satunya kenangan untuk mereka. Meskipun itu hanyalah buku yang hanya berisi photo biasa, tapi kenangan dibalik photo itulah yang sangat berarti bagi Melody, Ve, Cleo, Shania, Sonya, Ochi, dan Nabilah. Meskipun hanya berisi beberapa lembar photo, tapi dibalik semua itulah mereka mengetahui kebenaran yang sebenarnya. Satu per satu menghapus air mata mereka. Mereka …

Read More »

Arti Sebuah Keluarga – Part 4

Malam telah tiba. Semua sudah tidur kecuali Ve dan Stella. Stella tidak tidur karena ia sedang menulis sesuatu di buku diary nya, sedangkan Ve tidak tidur karena ia harus menyelesaikan tugas desain baju untuk lomba fashion design hari senin. Meskipun besuk masih hari minggu, tapi Ve tidak mau menundanya karena hari minggu adalah hari keluarga itu untuk bersama. “Stell, kamu …

Read More »

Arti Sebuah Keluarga – part 3

Hari yang baru telah tiba. Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi nanti dan esok. Mentari bersinar cerah hari ini. Embun pagi menyambut hari baru bagi aureliana bersaudara. Melody, Ve, Cleo, Shania, Sonya, Ochi, dan Nabilah memulai hari baru seperti biasa. Penuh semangat, kerja keras, doa, dan senyuman. Tapi tidak untuk Stella. Ia yang menyadari bahwa waktunya bersama keluarga …

Read More »