Sunday, 4 December, 2016
Home » JKT48 News » Editorial » [Pojok Editorial] Mungkinkah Ini Saat yang Tepat untuk Mengubah ‘Pola Rilis’ Single JKT48?

[Pojok Editorial] Mungkinkah Ini Saat yang Tepat untuk Mengubah ‘Pola Rilis’ Single JKT48?

Semenjak single ‘River’ resmi dirilis di bulan Mei 2013, JKT48 telah merilis 11 single pada 3 tahun terakhir secara konsisten. Single ke-12 pun sudah diumumkan akan dirilis pada awal tahun depan, seakan menunjukkan bahwa konsistensi itu masih akan terus berlanjut seiring terus melajunya langkah kaki para member jauh ke depan. Akan tetapi, pengumuman bahwa single ke-12 JKT48, Beginner, akan dirilis pada awal Januari 2016 membuat ‘pola rilis’ dalam 2 tahun terakhir ini mungkin saja berubah.

‘Pola rilis’? Apakah yang dimaksud dengan ‘pola rilis’ single JKT48?

Lalu, apakah perubahan ‘pola rilis’ (kalau benar sampai dilakukan) akan menguntungkan atau merugikan JKT48?

Sebelum menjawab pertanyaan-pertanyaan itu semua, mari kita lihat kembali jadwal dan rentang rilis antar single-single JKT48 sejauh ini:

Pola Rilis Single JKT48

Pada dasarnya, JKT48 mengikuti format rilis single mirip seperti AKB48 yang merilis (rata-rata) 4 single dalam satu tahun. Walau tidak terlihat dengan jelas di tahun 2013, tetapi ada ‘pola rilis’ yang unik pada single-single keluaran JKT48 di tahun 2014 dan 2015:

  1. Single pertama JKT48 setiap tahunnya diawali dengan “Single Bail-Out Sousenkyo JKT48” yang diwakili oleh Flying Get dan Pareo Adalah Emerald. Yang unik, kedua single bail-out ini memiliki center Melody loh. Apakah single bail-out sousenkyo tahun depan juga akan di-center-i oleh Melody lagi?
  2. Single kedua JKT48 umumnya adalah “Single Hasil Senbatsu Sousenkyo JKT48” yang diwakili oleh Gingham Check dan Refrain Penuh Harapan. Tentunya center dari kedua ini bergantung kepada siapa yang memenangkan sousenkyo di tahun tersebut. Center untuk tahun 2014 adalah Melody, sementara untuk tahun 2015 diemban oleh Veranda.
  3. Single ketiga JKT48 biasanya adalah “Single Limpahan Single Senbatsu Sousenkyo AKB48” yang diwakili oleh Papan Penanda Isi Hati dan Halloween Night. Tren ini sebenarnya sudah dimulai semenjak tahun 2013 dengan single Fortune Cookies yang Mencinta dan nampaknya masih akan terus berlanjut ke depannya. Hal yang menarik, center dari ketiga single limpahan dari AKB48 ini bukanlah Melody. Andai JOT tetap konsisten dengan pola yang sudah berjalan selama ini, besar kemungkinan center dari single limpahan AKB48 tahun depan adalah Nabilah/Yupi.
  4. Sementara itu, single keempat JKT48 bisa kita sebut sebagai “Single Akhir Tahun” yang diwakili oleh Musim Panas Sounds Good dan Angin Sedang Berhembus. Sama seperti single bail-out, kedua single ini di-center-i oleh Melody. Beginner-pun (kalau masih bisa digolongkan ke dalam single akhir tahun) masih meneruskan tren ini.

 Tenggelamnya Single Hasil Senbatsu Sousenkyo JKT48

Pola rilis single JKT48 selama ini bisa dibilang ‘merugikan’ bagi single hasil senbatsu sousenkyo JKT48 dan merupakan salah satu kontributor ‘melempem’-nya popularitas serta hype dari single tersebut. Single hasil senbatsu sousenkyo seharusnya menjadi single yang paling populer di antara single JKT48 lainnya di tahun tersebut, tetapi kenyataannya malah sebaliknya.

Mengapa bisa sampai demikian?

Jawabannya adalah tanggal perilisan yang kurang tepat, sehingga ‘memaksa’ promosi yang minim. Ya, single hasil sousenkyo selalu dirilis dekat sebelum bulan puasa. Keadaan ini membuat promosi single tersebut menjadi sangat terbatas dan sulit sekali menaikkan hype para fans di bulan puasa. Single hasil sousenkyo JKT48 pun menjadi antiklimaks, lenyap begitu saja bagai ditelan senja.

Usaha keras para fans untuk mendorong oshi mereka ke dalam jejeran senbatsu melalui voting pun menjadi terasa sia-sia, oshi mereka ternyata tidak mendapat ‘dorongan’ yang setimpal dari JOT karena promosi singlenya sangat minim dan hype fansnya sedang rendah-rendahnya. JOT perlu mencari solusi untuk hal ini.

Salah satu solusi yang bisa diambil adalah mendorong perilisan single hasil senbatsu sousenkyo (dan Pemilunya sendiri) melewati momen bulan puasa, kalau perlu digabung dengan single limpahan AKB48 sehingga single hasil sousenkyo JKT48 sama dengan single hasil sousenkyo AKB48. Sudah jadi rahasia umum kan kalau single limpahan sousenkyo AKB48 memiliki masa promosi yang panjang (97, 119, dan 129 hari. Jauh lebih tinggi dari rata2 single lainnya) dan selalu dipromosikan dengan ‘kencang’?

Saatnya Ganti Momentum?

Kemunduran perilisan single akhir tahun JKT48 ke bulan Januari 2016 bisa saja menjadi berkah bagi JKT48 ke depannya. Dengan keterlambatan perilisan ‘single akhir tahun’ JKT48, bukan tidak mungkin ‘single bail out sousenkyo JKT48’ akan dirilis pada bulan 04/05 di tahun 2016 (sebelum momen bulan puasa) dan ‘single hasil senbatsu sousenkyo JKT48’ akan dirilis pada bulan 08 di tahun 2016, bersamaan dengan perilisan single hasil senbatsu sousenkyo AKB48.

Selama JKT48 belum diberikan lagu original, rasanya tidak masalah single hasil senbatsu sousenkyo JKT48 sama dengan AKB48. SNH48 sudah mengalaminya tahun ini

Single hasil senbatsu sousenkyo JKT48 pun akan mendapatkan keuntungan masa promosi yang lebih panjang dan tentunya promosi yang lebih ‘kencang’ (sepertinya single limpahan sousenkyo AKB48 memang dituntut untuk dipromosikan lebih kencang di Indonesia). Win win solution, JOT senang dan fans juga bisa turut disenangkan.

Nah, bagaimana menurut kalian? Apakah sekarang saat yang tepat untuk mengganti momentum pola perilisan single JKT48 atau kalian punya pendapat lain yang lebih baik? Tuliskan komentar kalian via bantuan login facebook yah di bawah. 🙂

comments with facebook

About Jvalz

'Idol Group Enthusiast'. Menulis untuk menuangkan pemikiran.

Check Also

Member JKT48 Foto bersama setelah konser "Wayahe Suroboyo, Rek!"

Sister Group SBY48? Sepertinya Tidak Perlu

  Mulai tahun ini, fans JKT48 di Surabaya akan dimanjakan dengan gebrakan baru dari manajemen …