Sunday, 4 December, 2016
Home » FAR review » The Return of Ghaida Farisya

The Return of Ghaida Farisya

Henshin!

Keluar dari kepompong dan menjadi kupu-kupu yang cantik

Aku Ghaida

Saya awali tulisan ini dengan catchphrase-nya Ghaida.

Saya pertama kali mengenal JKT48 pada tahun 2011 silam. Saat itu, ada rumor yg berkembang di sebuah forum internet bahwa ada sister-group AKB48 yg akan dibentuk di Indonesia. Pada waktu itu, saya baru 1 tahun nge-fan AKB. Saat pertama kali menonton mereka di TV, saya masih merasa ragu apakah mereka mampu membawa nama besar AKB48 sebagai “kakak” mereka. Tapi, saya berpikir positif saat itu. Perform AKB48 dulunya juga sedikit fans yg datang di teater dan bahkan banyak hater. Mungkin sebagian fans JKT48 di Indonesia sebelumnya juga sudah kenal AKB48 dan tahu akan hal ini.

Tidak butuh waktu lama bagi saya untuk menentukan siapa member JKT48 yg akan saya dukung waktu itu. Awalnya, ada 2 member yg langsung saya “tangkap” lewat mata. Ghaida dan Dhike. Alasannya sederhana. Saya suka dengan cewek yg rambutnya pendek. Haha. Tapi, sejak melihat tawa Ghaida yg memperlihatkan gigi gingsulnya, saya langsung memutuskan untuk meng-oshikan Ghaida.

Ghaida Farisya saat Hand Shake Festival Gingham Check (FOTO: endar3p/JKT48FC)
Ghaida Farisya saat Hand Shake Festival Gingham Check (FOTO: endar3p/JKT48FC)

Saat mendapat kabar JKT48 akan perform di teater perdana (saat itu belum ada teater permanen seperti sekarang), saya ingin sekali menonton perform mereka khususnya Ghaida.  Namun, niat itu saya urungkan. Sebagai seorang fan luar, rasanya sangat sulit untuk menonton perform JKT48 secara langsung. Saya hanya bisa membaca field report teman-teman yg menonton. Hingga JKT48 memiliki teater permanen, keinginan untuk menonton di teater masih belum terwujud.

Pada 23 Desember 2012, akhirnya Tim J dibentuk. Ghaida pun termasuk member yang memperoleh promosi ke Tim J. Akhirnya perjuangan Ghaida untuk masuk ke tim terbayar. Namun, saat terbentuknya tim ini saya agak sedikit khawatir. Ketika keluarga 48 group membentuk sebuah tim, ini artinya pertanda akan adanya generasi baru yg bisa saja menggeser popularitas generasi pertama.

Sebulan setelah promosinya ke Tim J, pada Januari 2013, saya mendapat kabar kalau Ghaida mengumumkan kelulusannya dari JKT48. Saat itu, saya berpikir apa alasannya hingga Ghaida mengundurkan diri? Apakah dia merasa sudah cukup mengejar mimpinya di JKT48? Tapi, ada kabar yg menyebutkan kalau alasan kesehatan yg membuat Ghaida mengundurkan diri. Memang, sejak bergabung dengan JKT48, Ghaida beberapa kali tidak tampil karena sakit. Ghaida pernah ­nge-share foto di twitter waktu diinfus. Namun, beberapa hari kemudian, Ghaida mengurungkan niatnya untuk lulus dari JKT48. Akibat dari sikapnya ini, Ghaida di­­hukum tidak tampil dalam kegiatan JKT48 selama beberapa waktu.

Sekembalinya dari hukuman, Ghaida akhirnya masuk dalam senbatsu single pertama JKT48, RIVER. Ghaida kembali membuktikan kalau masa hukuman tidak berpengaruh pada penampilannya.

Ketika generasi 2 akhirnya terpilih, dan kemudian terbentuk Tim KIII, saat itu, dimulailah persaingan sehat di antara member JKT48. Tidak terkecuali Ghaida. Ini terjadi setelah pengumuman single kedua JKT48, Yuuhi wo Miteiruka? (Apakah Kau Melihat Matahari Senja). Ghaida tersingkir dari senbatsu single tersebut. Hal ini berlanjut hingga single keempat Manatsu no Sounds Good. Ketika single kelima, Flying Get diumumkan, Ghaida kembali masuk senbatsu single.

Pada bulan Juni 2014, JKT48 mendakan Sousenkyo pertama. Ghaida terpilih sebagai senbatsu single keenam Gingham Check. Berada di posisi 9, dengan 9.044 suara.

Di single terbaru JKT48, Kokoro no Placard (papan Penanda Isi Hati) , Ghaida tidak ikut serta karena alasan pendidikan. Fans mendukung dan menghorrmati keputusan Ghaida tersebut.

Semangat Ghaida untuk tidak menyerah meski dulu tubuhnya lemah dan sering sakit telah membuat kita tahu bahwa setiap usaha yg kita lakukan, pasti akan ada hasilnya suatu saat nanti.

Mungkin sekembalinya dari masa hukuman dulu, Ghaida Farisya berkata dalam hati, Saya Ghaida Farisya sudah kembali. Terima kasih atas dukungan kalian semua.

comments with facebook

About Shiro_kun

bukan wota/otaku. hanya fans biasa.

Check Also

jkt48fns-com

A pinkymessage for Sofia

A pinkymessage for Sofia Meifaliani…. Saat JKT48 generasi ketiga diumumkan ke publik, mereka cukup menyita perhatian …